Monday, December 17, 2007

Asian Idol???...hhhmmm Hady Mirza

Hady menang memang mengejutkan ;-) Saingannya berat2 banget.Nggak ada yang jelek! Bahkan kalau boleh jujur,Hadi termasuk bukan penyanyi "kelas festival", tetapi ini khan Asian Idol dan bukan festival...hehehe...

Kalau dikatakan 6 kandidat Asian Idol ini adalah pemenang maka rasanya bukan hal yang berlebihan.

Makanya aku kirim sms-nya : Indo India,Indo Phil,Indo Viet,Indo Sin (Berulang kali dengan jumlah yang sama).Kenapa nggak ada 'Indo Mal'???? Hehehe...bukan sentimen,tp siapapun pemenangnya pasti nanti diaku'in Malaysia bahwa negara itu pemenangnya ;-D Power vocal Jac memang dasyat utk ukuran festival (Nggak bisa dipungkiri deh).

Mau from Philipina muaaantap banget tuh. Apalagi kalau nyanyi lagunya Whitney Houston or Diana Ross. Hhhmmm…atau karena ini dia seakan tidak memiliki “identitas”?? ;-D

Abijeet yang dari India asyik juga tuh! Suaranya pas banget nyanyi’in lagu Asia,khusunya music traditional negaranya.Bisa bikin musik khas India jadi trendy and nggak “dangdut”.Orangnya juga full senyum…Kenapa dia gak duet langsung aja sama Peter Pan yak?! Ariel-nya ngeri “kebanting” kaliii…hehehe….walaupun itu konon lagu contekan dari Peter Pan.

Mike memang dasyat dari hati...dia dan pendukungnya menerima Hadi sebagai Asian Idol Pertama.Mike memang layak menjadi juara sejati, bukan juara sekedar dari sms ;-) Dia melakukan semuanya karena-Nya, so apapun hasilnya dia menerima dengan hati besar. Bravo ,Mike! We Proud of YOU!!! Tanpa menjadi 'The First  Asian Idol' Mike tetap siap menjadi penyanyi profesional International,asalkan dia tetap pada sikapnya yang melakukan semuanya ini semata-mata karena Tuhan.

Sedangkan Hady adalah sosok cowok manis yang nggak neko2.Terkesan low profile,sptnya dia juga dekat dengan-NYA.Mudah2an sih dia tetap bisa menjaga sikapnya ini dan selalu membawa baik nama Asia. Sudahlah gak perlu nuduh bahwa keunggulan sms yang membawa hasil dia menjadi Asian Idol karena campur tangan Temasek (nyang "punya" Indosat en Telkomsel) supaya Singapore tetap nomer satu di Asia. Nggak penting amat kaleeee.... ;-D

Btw, iya sih agak2 "curiga" dia ada darah Indonesia-nya. Waktu ngomong sama Ata setelah penobatan logat-nya nggak Melayu banget, dan namanya juga spt nama Indonesia.

(Barusan dapat info kalau sebenarnya orang tua Hady berasal dari Bugis-Sulawesi)

Siapa sih Hady Mirza? Mendingan lihat aja di website-nya :

http://www.hady-mirza.com

www.singaporeidol.com/hady.htm

Age: 26
Occupation: -
Star Sign: Aquarius
Favourite singers: Robbie Williams, Babyface, Boys 2 Men, Zainal Abidin, Peter Cetera

When did you first start to sing?
I started singing when I was about 8.

Why do you like singing?

I like it because music has so much passion in it, be it whatever genre. It has the power to allow your feelings to be expressed. When I sing, I become one with the music and therefore I'm able to express myself freely.

If you couldn't sing, which talent would you most like to have?
I would have really liked to become a professional soccer player.

Do you have any rituals or things you must do each time you perform?
None... But I occasionally throw up because of nerves.

How do you maintain your voice?
Lots of sleep and water.

If you were to describe yourself with one song, what would it be and why?
‘Bohemian Rhapsody’ by Queen. Because the song has lots of different parts and arrangements, different flows of feelings and a beautiful ending.

List some things you are good at doing.
I’m good at ball games, entertaining guests at my house and making scrambled eggs.

Use three words to describe yourself.
Simple, strong-willed, stubborn.

Describe your bedroom.
Bare necessities: bed, cable TV, PC, wardrobe. And a big mirror.

Which is the most memorable thing you’ve ever done for your dad/mum?
I bought both of them anniversary presents and treated them to a steamboat dinner.

What is your fondest recent memory?
When I went for a month's holiday in Europe (Amsterdam, Switzerland, France, Germany). Best time of my life.

What is your worst recent memory?
My grandfather's passing away.

What inspires you?
Life itself.

Have you experienced failure before?
I failed to get through the first audition of Talentime in 2001. I chose the wrong song to sing and was a bit overconfident. I was really disappointed that i wasn't selected. It was a lesson to be learned.

If you can be anyone in the world, who would you choose to be? Why?
David Beckham. Because he's getting paid doing what he loves, has a beautiful family and he's the captain of the England national soccer team!

If you were granted three wishes, what would you wish for? Why?
All the wars to end… it's no joke watching the news and seeing horrible things happen to people around the world. The power to turn back time as a lot of things can be redone a better way. A money-growing tree.

What made you join this competition?
To realise my dream of becoming an entertainer and open up more opportunities in future.

Who is your favourite judge, and why?
Ken Lim is my favourite judge. He knows for certain what he means when he says something. And people listen to him. Respect.

If you win, whom would you thank first?
I would thank my mom for believing in me.

Who is your idol?
Taufik Batisah.

Monday, November 19, 2007

Gathering armADA IV (FC ADA Band)

Start:     Dec 2, '07 3:30p
Location:     Dakken Coffee & Steak, Jln Kemang Selatan 150 - Jakarta Selatan
Buat kamu yang senang ndengerin lagu-lagu-nya ADA Band, kita kumpul bareng yuk! Mempererat tali silaturahmi alias persahabatan gitu...sekalian tukar - tukar informasi ;-)
Nggak usah sungkan2 deh...ntar - ntar akan ada acara kelanjutannya kok, misalnya nonton konser ADA Band bareng. Kalau join di komunitas ini kalian akan sering dapet info nonton ADA Band di stasion2 televisi, dan tempat lainnya.
Don't miss it ya....Info lanjutan or booking, bisa hubungi : Etha 0856 9256 5040 atau 9147 9676
50 Pendaftar Pertama bakalan dapat goodie bag dari sponsor
Dress Code : Black and Red
Suasana : Garden Party en pastinya romantis abiezzz sambil ndengerin lagu2 ADA Band yang terkenal akan keromantisannya tapi gak cengeng ;-)

Tuesday, November 6, 2007

I LOVE COOKING [Fiksi Kuliner Anak]

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:Sekar Maya Padmaniasti
Cinta datangnya dari perut. Benar nggak sih ungkapan jadul ini? Kalau “Persahabatan datangnya (berawal) dari perut” barangkali quota ini ada benarnya. Fiksi Kuliner Anak (Sepertinya pertama di Indonesia) ini merupakan karya Sekar ketika masih duduk di bangku kelas 4 SD. Proses editing-nya yang agak lama. Namun untuk anak seusianya hasil editan Sekar boleh dikatakan “perfect”!
Membaca buku ini maka akan disuguhkan aneka makanan lezaaat. Setting cerita Jepang-nya terasa hidup dan tidak dipaksakan. Tergambar jelas bahwa penulisnya memiliki wawasan yang lebih dari usia-nya. Soal kepiawaian menulis barangkali diturunkan oleh ayahnya yang pernah menjadi salah satu pemenang lomba menulis cerpen majalah Gadis.
Bagi kamu yang nggak bisa masak, pengen bisa masak, jago masak…silakan membaca buku Fiksi Kuliner terbitan DAR!Mizan ini. Nggak rugi loh!
Satu hal yang perlu dikritisi pada ‘I Love Cooking’ ini adalah nilai tukar Yen terhadap nilai barang. Tetapi dapat dimaklumi-lah karena penulisnya nggak mata duitan….hehehe…jadi nggak sering baca kurs nilai tukar uang.

I LOVE COOKING [Fiksi Kuliner Anak]

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:Sekar Maya Padmaniasti
Cinta datangnya dari perut. Benar nggak sih ungkapan jadul ini? Kalau “Persahabatan datangnya (berawal) dari perut” barangkali quota ini ada benarnya. Fiksi Kuliner Anak (Sepertinya pertama di Indonesia) ini merupakan karya Sekar ketika masih duduk di bangku kelas 4 SD. Proses editing-nya yang agak lama. Namun untuk anak seusianya hasil editan Sekar boleh dikatakan “perfect”!
Membaca buku ini maka akan disuguhkan aneka makanan lezaaat. Setting cerita Jepang-nya terasa hidup dan tidak dipaksakan. Tergambar jelas bahwa penulisnya memiliki wawasan yang lebih dari usia-nya. Soal kepiawaian menulis barangkali diturunkan oleh ayahnya yang pernah menjadi salah satu pemenang lomba menulis cerpen majalah Gadis.
Bagi kamu yang nggak bisa masak, pengen bisa masak, jago masak…silakan membaca buku Fiksi Kuliner terbitan DAR!Mizan ini. Nggak rugi loh!
Satu hal yang perlu dikritisi pada ‘I Love Cooking’ ini adalah nilai tukar Yen terhadap nilai barang. Tetapi dapat dimaklumi-lah karena penulisnya nggak mata duitan….hehehe…jadi nggak sering baca kurs nilai tukar uang.

Indodefence




Foto Anna saat berkunjung ke Indodefence tahun lalu. Kalau nggak salah schedule tahun ini EO-nya ngada'in pameran dirgantara deh, tp kok belum terdengar kabarnya yaaa.....???

Tuesday, October 23, 2007

Bumbu Desa Kedai

Rating:★★★★
Category:Restaurants
Cuisine: Other
Location:Jln Pajajaran , Bogor - Jawa Barat
Satu lagi resto khas Indonesia daku coba. Kali ini menghidangkan masakan khas Sunda. Beberapa kali mendapat penghargaan dari Java Kini menjadi The Best Sundanes Restaurant. Tanggal 16 Oktober kami mampir di salah satu cabang Bumbu Desa Kedai yang berada di kota Bogor. Tepatnya di Jln Pajajaran Bogor.Resto cabang Bogor ini baru dibuka 15 September 2007.
Jam 15 siang kami sampai dan masih banyak pengunjung yang sedang menikmati makanan. Kami dipersilakan menunggu sejenak agar para petugas resto dapat menyusun meja dan kursi yang akan kami pakai (Berhubung kami datang 20 orang tanpa reservasi). Tak lama kami dipersilakan masuk dan duduk di “teras” luar samping tanpa AC. Rombongan kami duduk menunggu,hanya Mas Tunggal, Mbak Rita en daku yang menuju makanan – makanan yang dihidangkan berderet di ruangan utama resto tersebut.
Desain resto agak minimalis. Sebenarnya nggak 100% traditional, tetapi menunjukkan Indonesia banget, karena di hampir setiap dinding terdapat foto – foto besar kegiatan masyarakat traditional Indonesia, misalnya : foto proses pembuatan gula merah oleh penduduk desa Indonesia, para nelayan di satu desa Indonesia yang sedang turun ke laut hingga memperoleh hasil tangkapannya, kegiatan di jalan seperti becak – sepeda ontel, dll. Khas suasana masyarakat pedesaan namun disuguhkan dengan gaya gak murahan. Top banget!
Makanan berderet dengan menu Sunda yang hampir lengkap.Saat itu kami memesan ati ampla, usus ayan goreng, ayam bumbu desa, paru goreng, ayam bakar, gurame goreng cobek, tempe goreng,perkedel jagung, tumis genjer,jamur merang,tumis cumi sotong,petai goreng/rebus, tumis paria, pepes tahu, udang goreng tepung, sayur asem, cumi goreng, pepes nasi plus masing – masing mendapat jatah nasi liwet teri yang gurih. Lumayan banyak khan menu-nya, padahal menu yang kami pesan belum ada separuh dari menu yang tersedia. Kami memang mengordinir pesanan, makanya hanya Anna, Mbak Rita dan Mas Tunggal yang memesan makanan. Kalau semua memesan...wah bisa kalap tuh pesanan 20 orang. Dengan jumlah porsi sekitar 1 sampai 9 porsi (paling banyak Ayam Bumbu Desa yang 9 porsi) plus nasi liwet 28 porsi dan minuman 32 Es Teh Manis + 8 Es Teh Tawar + 1 juice Alpukat maka total yang harus kami bayar Rp 852.885 ,- (Nggak terlalu expensive-lah buat resto yang “rating”-nya masuk ‘the best’ Java Kini.)
Bumbu Desa Kedai ini dalam waktu dekat akan membuka cabang di Kelapa Gading...cihuuuy dekat rumah!

*** Catatan buat mengingatkan diriku pribadi :
Kami ke Bumbu Desa seusai berkunjung ke Warso Farm, kebun duren di Bogor yang lagi sering diliput media.
Ke Bogor dalam rangka liburan lebaran dengan menggunakan 3 mobil keluarga, terdiri dari :
Yang di mobil APV : Gege, Arun,Kany,Aril,Dian,Anna,Fajar dan Sony.
Yang di mobil Vios : Ibu,Mas Sentot,Mbak Naning,Mbak Wien.
Yang di mobil Tavera : Mas Tunggal,Mbak Rita,Mbak Lien,Sekar,Seno,Dimas,Bimo,Asti.

Keluar dari Bumbu Desa kami rombongan APV dan Tavera sempat mampir di Macaroni Panggang untuk membawa pulang macaroni schotel yang ngetop pisan itu, tetapi kami harus menunggu lebih dari 1 jam. Nggak-laaahhh yaaaa....mendingan balik ke Jakarta langsung ajah dah, meskipun sesungguhnya daku lagi pengen banget makan macaroni ala MP.