Friday, August 29, 2008

Aksi Bersih WWF




AKSI BERSIH GEDE PANGRANGO WWF INDONESIA
Saya pikir siang itu Gede Pangrango mendapat kehormatan didatangi oleh sekitar 50an pemulung dari kota. Para pemulung yang dengan sukarela memunguti sampah diseputaran air terjun Cibeureum yang terletak 2,9 kilometer dari balai Taman Nasional Gede Pangrango. Balai Besar yang baru setahun diresmikan oleh Menteri Kehutanan K.S Kaban.
Anna turut menjadi pemulung bersama WWF Indonesia. Jam 8 pagi kami start dari depan kantor WWF Indonesia di Kawasan Mega Kuningan. Anna duduk di bus rombongan di deretan paling depan bersama Ulfah, sesama kordinator Bumiku Satu nih. Pasang ancang – ancang duduk paling depan dan dekat jendela supaya bisa dengan tenang menikmati perjalanan, eh ternyata selama perjalanan kita tidak bisa duduk dengan “tenang”. Semua harus berpartisipasi ikutan games yang diadakan oleh panitia. Biasanya Anna tuh suka pusing kalau dalam perjalanan “pecicilan”, tapi Alhamdulillah kali ini tidak tuh. Walaupun kelompok Anna kalah melulu dalam games tersebut, sampai dituduh bahwa kelompok ini adalah beranggotakan anak – anak tidak peka panca indra sekaligus autis. Bodo’ ah emangnye daku pikirken! Semua orang juga ngerti kalau daku autis...hahahaha....
Dikarenakan di Ciawi kami terkena macet, jadi kami sampai di Cibodas pukul 11. Langsung deh kami coffe break, minum teh , bandrek plus cemilan khas Indonesia – ubi/ketela rebus and getuk. Hhhmmm....nikmatnya!
Peserta dibagi dalam 5 kelompok. Anna dan Ulfah masuk kelompok 4 bersama 3 murid SPH alias Sekolah Pelita Harapan. Peserta memang banyak yang masih sekolah, mereka datang berkelompok – dari Sekolah Pelita Harapan dan BINUS High School. Pokoknya pemulung kali ini benar – benar elit deh! Dan banyak diantara mereka yang membawa DSLR lengkap dengan lensa-nya yang kalau ditotal berharga puluhan juta. Gaya mereka membawa SLR tersebut cukup prof, gak sekedar terlihat orang yang berduit tapi sok punya-punyaan tapi bingung makek-nya.
Perjalanan dimulai setelah kami menciptakan yel yel masing – masing kelompok, en foto-fotoan, mumpung tampang pada belum jelek – jelek banget! Yang pasti foto kita bakal ke-publish sampai keluar benua dong. Minimal ke network WWF ...hehehe....
Trekking 2,9 km (2 x pp = hampir 6 km)di tengah hutan dengan jalan setapak menanjak bukanlah hal yang mudah bagi mereka yang biasa sekolah di sekolah elit, tapi mereka tetap berjalan tanpa mengeluh. Ketakutan sama tawon hutan dan teriak – teriak manja sih hal yang wajar-lah. Kami beristirahat makan siang di Telaga Biru. Bravo deh kalau WWF Indonesia punya acara. Segala hal persiapannya mantap, termasuk kordinasi sampah bekas makan siang. Sedikitpun tak ada sampah yang kami tinggalkan.
Di jembatan kayu kami sempat berhenti untuk berfoto ria. Anna dan Ulfah sempat diminta foto bersama dengan beberapa cowok Arab. Anna pikir mereka minta tolong supaya Anna dan Ulfah memotret mereka, ternyata mereka minta kami berfoto bersama mereka untuk ditunjukkan ke orang – orang di negaranya, di Saudi Arabia. Haaaahh???!! So dengan tampang pasrah daku berpose bersama mereka. Setelah itu Anna bilang ke Ulfah,”Fah, nanti di Arab mereka bilang loh kalau ini adalah foto istri2 kontrak kami di Indonesia!”
Serentak Ulfah loncat – loncat panik. Anna ketawa aja ngelihat dia yang panik gituh.”Berpikir positif aja ah...” Ulfah sok menghibur diri. Iya deh, Fah.
Sampailah kami di air terjun Cibeureum. Istirahat dan berfoto sejenak, kemudian ....ACTION!!! Kami mulai memunguti sampah-sampah yang ada disana. Kebanyakan sampah kecil yang menurut pembuangnya adalah tidak mengganggu lingkungan. Misalnya : sobekan dan bungkus permen, sisa puntung rokok, segel minuman mineral dan sedotan! HARAP DIKETAHUI : Jagalah harga diri Anda dengan tidak membuang sampah “kecil” sembarangan. Hal yang kelihatan sepele itu sangat mempengaruhi kerusakan bumi yang diciptakan-NYA untuk kita semua. Alam bisa hidup tanpa kita, tetapi kita tidak dapat hidup tanpa Alam. Aksi bersih Gede Pangrango sudah dimulai sejak tanggal 1 sampai tanggal 10 oleh berbagai lembaga/organisasi, jadi dapat dibayangkan mereka yang “kebagian jatah” membersihkan sampah saat hari pertama. Konon sampah bermerek menebar mengalahkan merek yang ada di supermarket.
Aku mencintai alam ini karena alam ini diciptakan oleh Maha Tunggal yang aku cintai dan DIA juga mencintaiku.
Beribu – ribu salut melihat adik – adik dari SPH dan BINUS yang secara tingkat perekonomian sangat berada (Pendaftaran en bayaran sekolah perbulannya aje berape? ;-)) tanpa keluh memunguti sampah yang berserakan, bahkan hingga pinggir – pinggir “jurang”.
Sore menjelang kami turun. Beberapa diantara kami merasa nyeri di kaki, termasuk daku yang sejak awal sudah lecet. Tetapi kami benar – benar senang dan menikmati aktifitas ini. Membersihkan alam dengan ACTION nyata. Kompak bekerja tanpa aneka meeting, bahkan kebanyakan diantara kami baru mengenal saat itu.
Menjelang Maghrib kami sampai di Balai Taman Nasional, semuanya langsung berbelanja strawberry, cherry, dan aneka barang dagangan yang dijual oleh penduduk setempat. Tidak ada kesan tawar menawar dengan gaya ngotot karena sepertinya mereka membeli semuanya karena (salah satunya) berbagi kebahagiaan dengan para penjual yang ada disana. Beberapa diantara kami pulang dengan kendaraan pribadi yang menjemput mereka.
Kami tiba dengan selamat di Kawasan Mega Kuningan – depan Kantor WWF Indonesia pukul ½ 9 malam. Sampai ketemu di program berikutnya!

Monday, August 25, 2008

Jihad Terlarang : Cerita Dari Bawah Tanah

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Biographies & Memoirs
Author:Mataharitimoer
Kalau beberapa bulan lalu aku disodorin buku ini untuk dibaca pasti aku membacanya akan memerlukan waktu yang lama, tapi tidak kali ini. Buku ini aku lahap hanya beberapa jam saja, itupun sambil mengerjakan tugas yang lain. Kalau nonstop, mungkin sekitar 2 jam sudah aku selesaikan.
Novel ini asyik, based on true story mantan aktivis Islam garis keras lebih dari 10 tahun. Menurut Herawatmo dari Rakyat Merdeka Online gaya penulisan dan isi novel membuatnya patut disandingkan dengan Atheis-nya Achdiat K.Mihardja...Sungguh Dasyat! Sayang kalau buku ini hanya dinikmati kovernya saja... (Wah, aku belum sempat membaca Atheis,tapi memang buku ini sayang kalau dinikmati kover-nya saja yang justru terkesan “sangar”)
Setelah membaca novel ini maka semakin-lah aku terhadap kelompok ini. Penulis novel ini memaparkan dari awal hingga ia keluar dari kelompok pergerakan underground yang mempunyai tujuan makar terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dijelaskan bahwa beberapa puluh tahun lalu pergerakan ini memiliki tujuan yang baik, namun perpecahan terjadi (dan dimanapun yang namanya oknum selalu saja ada selama kita masih berada di dunia) dalam tubuh pergerakan bawah tanah ini yang mengakibatkan pergerakan ini menjual agama demi kepentingan pribadi para pemimpinnya. Hingga tujuan pergerakan saat ini sudah tidak murni lagi, bahkan cenderung menzhalimi orang di luar kelompoknya. Salah satu kezhaliman yang mereka lakukan adalah menganggap orang yang belum bershahadat disaksikan kelompoknya masih kafir. Wanita dapat menikah tanpa wali apabila wali-nya belum masuk dalam kelompok ini. Suatu hal yang melanggar rukun nikah dalam Islam bukan? Kezhaliman yang mereka lakukan juga dengan mengatakan bahwa sepasang suami istri masih melakukan zinah apabila “hanya” menikah di KUA – bukan di Lembaga Munakahat, lembaga pernikahan kelompok mereka.(Dari sini juga aku jadi inget peristiwa di Jogjakarta, waktu aku naik taksi tukang taksinya bilang kalau tetangganya berjilbab banyak yang hamil diluar nikah. Bikin muka daku panas dengarnya. Sekarang aku ngerti deh, bahwa mereka mungkin sudah nikah tapi di Lembaga Munakahat ini – bukan di KUA sehingga tidak ada orang lain yang mengetahui, termasuk keluarganya yang bukan kelompok ini! Hiiii...salah satu “manfaat” menikah khan menghindarkan fitnah, kok malah menciptkan fitnah gini seh?)
Royan, tokoh utama novel ini tergambar kritis dan cerdas walaupun tidak berpendidikan tinggi. Barangkali hal tersebut refleksi dari kegemaran membaca yang dibiasakan oleh ibu-nya. Walaupun menyimpan trauma, tidak ada kesan Royan menjelek – jelekkan kelompok ini, namun tetap ia menyatakan bahwa banyak penyimpangan ajaran Islam dalam kelompok ini, dan itu dapat diketahui apabila orang yang masuk di dalamnya kritis dan cerdas.
Kelompok bawah tanah yang sejak dulu gembar gembor ingin menggulingkan kekuasaan Orde Baru (khususnya Bpk Soeharto), namun saat Presiden ke-2 RI lengser di bulan Mei 1998 tidak ada satu tokoh dari kelompok bawah tanah ini yang terlihat oleh Royan. Padahal menggulingkan pemerintahan yang thagut (maksudnya RI) merupakaan “tema utama” pergerakan ini.
Halaman 363: “Yang membuatku masih terus bertanya – tanya adalah, hingga saat ini mereka masih eksis dengan rutinitas pergerakan yang tak pernah berubah.Entah apa yang sekarang menjadi tema perjuangan mereka. Mungkin para pemimpin sakralnya saat ini sedang sibuk mencari dalil dan dalih agar “sumber kehidupannya” tak punah dan tak ditinggalkan oleh semua kader – kader itu mengetahui dengan siapa sebenarnya mereka berpetualang, dimana sebenarnya mereka berkubang........
Yang pasti buku ini sangat perlu dibaca oleh para mahasiswa/mahasiswi yang sedang menjadi jati diri dan kebenaran hakiki agar kuat memiliki pegangan jika ada orang dari kelompok ini yang “menghujani” mereka dengan ayat – ayat Al Qur’an namun hanya demi kepentingan kelompok mereka.

Beberapa endorsment pada buku ini

Novel yang sangat menarik! Kisah aktual dari dunia yang penuh misteri, ganas,eksklusif, mengatas namakan Tuhan – sebuah perbuatan yang berlawanan dengan ruh Al Quran tenatng cara damai dan beradab dalam mencapai sebuah tujuan...
-Ahmad Syafii Maarif, Sesepuh Muhammadiyah

Makna jihad yang sering dipahami dengan salah kaprah oleh banyak orang dibongkar dengan unik oleh Mataharitimoer.
-Enison Sinaro, Sutradara Film Bom Bali Long Road To Heaven

Baru kali ini ada sebuah buku yang memaparkan kehidupan seorang manusia yang sangat tersembunyi.
-Alchaidar, Mantan Aktivis NII (Negara Islam Indonesia

Novel ini membuka tabir sebuah gerakan yang mengklaim kebenaran hanya ada dipihaknya.Sungguh menggugah.
-Herry Muhammad, GATRA

Membaca novel ini akan menambah wawasan bagaimana serunya pergolakan dalam sebuah harakah (gerakan)
- Fauzan Al-Anshari, Juru Bicara Majelis Mujahidin Indonesia

Thursday, July 3, 2008

Lomba Penulisan Esai Melalui Cerita Pendek

MAU JALAN-JALAN KE KOREA GRATIS???
IKUTI LOMBA PENULISAN ESAI "MENGENAL MASYARAKAT DAN BUDAYA KOREA MELALUI CERITA PENDEK"

Korean Literature Translation Institute (KLTI) dan Indonesia Culture Center Seoul (Pusat Budaya Indonesia, Seoul) bekerja sama dengan Program Studi Indonesia dan Program Studi Korea, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI) dan Penerbit Gramedia Pustaka Utama akan menyelenggarakan lomba penulisan esai yang membahas atau mengapresiasi buku antologi cerpen Laut dan Kupu-Kupu (terjemahan Koh Young Hun dan Tommy Christomi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007). Lomba dengan tema "Mengenal Masyarakat dan Budaya Korea melalui karya sastra (cerpen)" bertujuan memperkenalkan kesusastraan, masyarakat dan kebudayaan Korea melalui karya sastra (cerpen) serta membuka jalan bagi usaha mengenal kebudayaan dan masyarakat Korea lebih dekat

Ketentuan Umum
  • Lomba ini terbuka bagi warga negara Indonesia yang pada tahun 2008 berusia tidak lebih dari 40 tahun (dibuktikan dengan menyertakan Kartu Tanda Penduduk atau kartu identitas lainnya).
  • Biodata dan alamat lengkap (termasuk nomor telepon, ponsel, dan e-mail) disertakan di luar naskah lomba.
  • Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah lomba.
  • Naskah lomba belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun.
  • Naskah lomba ditulis dalam bahasa Indonesia yang kreatif dan merupakan karya asli.
  • Panjang tulisan untuk lomba ini minimal 4 halaman kuarto atau A4 dengan huruf standar (Times New Roman, 12), 1,5 spasi dan maksimal 10 halaman (2000--4000 kata).
  • Naskah lomba dikirim kepada Panitia sebanyak 5 (lima) kopi, selambat-lambatnya tanggal 29 Agustus 2008 (stempel pos).
  • Di sebelah kiri amplop dan di dalam setiap naskah lomba hendaknya dicantumkan keterangan: LOMBA PENULISAN ESAI : MENGENAL MASYARAKAT DAN BUDAYA KOREA MELALUI CERITA PENDEK
  • Naskah lomba dialamatkan kepada: Panitia Lomba Penulisan Esai: Mengenal Masyarakat dan Budaya Korea melalui Cerita Pendek Dengan Alamat: Program Studi Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Depok, 16424, telepon (021) 78881018, 7863528, faks. (021) 78881018, email: lombaesaikorea@yahoo.com
  • Keterangan lebih lanjut mengenai lomba ini, boleh ditanyakan kepada Sdr. Prisila Limbong, Program Studi Indonesia, telepon (021) 78881018, Faks. (021) 78881018.
Ketentuan Khusus
  • Bentuk tulisan berupa esai dengan gaya bahasa yang cair, kreatif, dan tidak dalam bentuk makalah ilmiah.
  • Peserta lomba adalah perorangan, bukan kelompok.
  • Setiap pengutipan hendaknya tidak lebih dari delapan (8) baris dari teks aslinya dengan mencantumkan nomor halaman teks yang dikutip. Tidak dibenarkan menggunakan catatan kaki (footnote).
  • Naskah lomba belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba lain.
  • Lomba ini mendasari kajian atau apresiasi pada buku antologi cerpen Laut dan Kupu-Kupu (terjemahan Koh Young Hun dan Tommy Christomi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007). Ulasan atas cerpen lain di luar buku itu diizinkan sejauh mendukung dan ada relevansinya dengan cerpen-cerpen yang termuat dalam buku Laut dan Kupu-Kupu.
  • Peserta yang kesulitan untuk mendapatkan buku Laut dan Kupu-Kupu, dapat menghubungi Penerbit Gramedia Pustaka Utama melalui Sdr. Wina, telepon: 021-53677834 ext 3252, email: telemarketing@gramedia.com (subyek: lomba esai kumcer Korea).
    Penerbit akan memberikan rabat sebesar 25% untuk setiap pemesanan langsung ke Penerbit (diskon tidak berlaku di toko buku). Ongkos kirim untuk wilayah JABODETABEK sebesar Rp. 5000 ditanggung oleh pemesan.
Hadiah
Juara I  Rp 2.500.000,00
Juara II  Rp 2.000.000,00
Juara III  Rp 1.500.000,00

Juara 1--2 juga akan mendapat kehormatan untuk berkunjung ke Korea atas tanggungan Panitia (Tiket PP Jakarta--Seoul, Seoul--Jakarta, Fiskal, akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama di Korea). Panitia tidak menanggung biaya pembuatan paspor dan visa.

10 esai terbaik di luar Juara I--3 akan mendapat hadiah masing-masing @Rp 1.000.000,00



Lain-Lain
  • Pengumuman Pemenang dan penyerahan hadiah dilaksanakan tanggal 23 September 2008 di FIB-UI dan akan dipublikasikan secara nasional melalui media massa cetak ibukota dan website Gramedia Pustaka Utama, www.gramedia.com
  • Panitia berhak mengedit jika dianggap perlu bagi naskah yang akan diterbitkan.
  • Hak cipta naskah lomba ada pada penulis naskah.
  • Panitia berhak membatalkan keputusan dewan juri jika diketahui peserta lomba melanggar ketentuan khusus.
  • Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat, dan tidak diadakan surat-menyura
Sebenarnya daku udah ogah ikut lomba2.....ikut gak yaaa?? *mikir, sambil ngecek tumpukan tugas tulisan lainnya. Masih ada homework 7 naskah yang harus diselesaikan bulan Juli '08 ;-D Ikut lomba buat refreshing aja deh...jadi kalau emang sempet ikutan aaah. Hhhmmm...apalagi barusan lagi mikir2 ini, chatmate-ku yg di Korea masuk online di Y!M...hehehe...gak ada hubungannya ;-p
 Poto punya korea.net

Sunday, June 15, 2008

HIT ZONE : Food Combining

Ikutan acara ini lantaran "ulah" Yuli yang ndaftarin. Daku mah modal badan ajah. Hehehe...maklum ajah tuh ibu yang satu itu emang "banci" banget sama urusan jenis ini.

Tahun lalu Anna pernah menang voucher makan di resto Healthy Choice (Jln Kemang Raya) dari Female Radio. Nilai vochernya sekitar Rp 100.000 - 200.000. Tapi voucher tersebut nggak Anna pakai! Nggak sempat!

Kali ini Anna datang telat. Sedangkan Yuli yg dengan semangat 45 ndaftarin justru lebih telat karena gak bisa kabur dari meeting kerjaannya.

Ikutan talkshow nggak dari awal rasanya kurang asyik! Jadi awal dateng daku duduk en ngintip2 goodiebag gratisan aja. Isinya : 2 Packs V-Class Super Deluxe lus  majalah Her World edisi May 2008. Setelah itu ngambil minuman, kopi organic dan Dadar Gulung yang juga organic. Trus kenalan sama cewek disebelah Anna yang kerja di Grand Wijaya, sempat tukeran kartu nama.

Menyimak materi talkshow mengenai makanan dan tanya jawab antara nara sumber dan  peserta rasanya daku bersyukur banget deh! Daku tuh seumur hidup gak pernah yang namanya diet atau pantang makan "ini itu", kecuali sosis and kambing yang emang gak doyan total! Orang kok pada mati-matian amat sih untuk hidup sehat?

Diet ala Rasulullah ajah dah, hemat dan sehat! (ciiieee....sekarang ajah daku bisa ngomong gituh! ;-p). Iya soalnya ada cewek yang nggak kuat kalau makan beras merah aja, tanpa beras putih padahal beras merah lebih sehat dari beras putih. Trus kalau orang melakukan food combining, karbohidrat gak boleh dicampur protein. Resek amat seh? ;-p

Acaranya kok "Maghrib tabrak langsung" yak? Alias waktu maghrib tetap ajah tuh kegiatan jalan terus, sampai beberapa muslimah meninggalkan acara karena shalat maghrib. Please deh buat para penyelenggara acara2 spt ini...kenapa sih kalau Maghrib nggak istirahat sejenak? Hhmmmm...apa karena ini diada'in oleh pembalut wanita dan semua peserta wanita, jadi dianggap semua sedang datang bulan :)))))

Yuli dateng malah setelah acara talkshow selesai. Saat group music HALTE main. Daku sempat nyomot 'Tuna Sadwich" yang juga organic. Healthy Choice gituh loh...semua serba organic.
Acara selesai nggak sampai jam 20. Besok-besok Yuli masih akan mengajak dan mendaftarkan kalau ada acara2. Teeteeeuuupp loe ya, Yul? ;-) Tapi gpp deh, Alhamdulillah daku jadi semakin sering keluar masuk resto mahal tanpa bayar...hehehe...

Wednesday, June 11, 2008

Raa Cha Suki

Rating:★★★
Category:Restaurants
Cuisine: Asian
Location:Gourmet Walk Mal Kelapa Gading 3
Desain resto ini lumayan unik. Sapaan ala Thailand "Swadikha" langsung terdengar begitu aku, ibu en Mbak Yoen memasuki resto "setengah self service" ini. Di New Zealand aku khan termasuk yang hobby banget keluar masuk resto Thailand, tp dulu sih belum ada resto macam suki ala Thailand. Kalau yg "suki2an" biasanya resto Jepang.
Kita langsung mengambil makanan "mentah", aku ambil Chicken BBQ en Beef BBQ, Ayam Pandan, Siomay Ayam, dan beberapa makanan ala "celap celup" yang pernah trend jadi makanan pinggir jalan yg dijual dgn mobil khusus 4 tahun lalu. Minumannya aku ambil 'Lemon Tea'. Bertiga habisnya sekitar Rp 150 ribu.
Kemudian aku mengambil Raa Cha Sauce yang terbuat dari kacang tanah.
Setelah di meja, daku langsung deh manggang Chicken en Beef BBQ-nya. Yg harus direbus juga aku rebus lagi. Di meja kami tersedia 3 "kompor".
Katanya sih makanan yang ada disini termasuk 'healthy food' karena sayurannya merupakan sayuran organik.
"kopkunkha" alias "terima kasih" keluar dari mulut pramusaji begitu kami selesai makan dan keluar dari resto tersebut.
Suasana memang Thailand, tp kenapa gak ada Tom Yum Soup-nya yak? ;-D

*Poto punya website-nya MKG

Tuesday, June 3, 2008

Fish & Co Citos (M'Alief en Inod Birthday)




Meeting group dari Central Park dilanjutkan ke Citos. Dari Central Park aku, Yanti, Ely dan Mbak Ayu menumpang mobilnya Mbak Mitha. Citos super crowded! Ada acara nonton bareng pertandingan MU VS Chelsea. Anna dan Mbak Minta sempet protes lantaran kami berdua merasa tidak pernah merasa enjoy jika berada di Citos. Boro – boro meeting, ngobrol biasa aja nggak oke!

Huuuaaa...ternyata ini permintaan Jeng Ertha dan beberapa temannya. Duuuhhh pada belum kenal sama Mas Alief ya? Mas Alief itu orangnya serius banget kalau udah meeting. Kita khan mau ngebahas bisnis , bukan senang – senang or buang – buang duit gituh....

Di Fish & Co kami berkumpul. Sandra nggak cocok dengan menu-nya, Yanti nggak bisa makan seafood. Mereka cari tempat lain untuk makan. Anna ikutan mereka aja dan ngusulin makan di Malay Village. Kami bertiga-pun makan di Malay Village.
Balik ke Fish & Co sudah terlihat Mas Alief, Bang Ronald dan Donnie. Donnie sedang memotong-motong kue ultah yang dibawa oleh..... kalau nggak salah Jeng Ertha. Ternyata Mas Alief dan Donnie yang berulang tahun tanggal 17 dan 18 April baru saja meniup lilin. Ulah member baru yang belum mengerti bagaimana Mas Alief! ;-D
Anna mengucapkan selamat ulang tahun ke Donnie yang langsung disahutin Donnie,”Kadoooo-nya maaanaaaa???”. Tak lama kemudian Donnie menyodorkan potongan kue ultah-nya ke daku dan Yanti. Berhubung sudah makan di Malay Village, daku di Fish & Co hanya pesan air mineral plus nyemil-nyemilin makanan-nya Mbak Lisa...hehehe...

Agenda meeting group jadi kacau lantaran suasana yang berisik. Daku sempat melihat ke arah Score! Hehehe....rasanya baru kemarin daku jadi groupies-nya Donnie di stage tersebut, eh sekarang malah nongkrong dengan vocalis yang satu ini sampai jam setengah 1 malem....padahal dulu sempat berpikir dengan armADA yang pengen nanggep Donnie nyanyi. Ngebayangin bayarnya yang pasti nggak murah, bahkan pada ngeluarin duit untuk ikutan kuis supaya bisa pergi bareng ADA Band. Tetapi Anna sih males banget ikutan kuis-kuis gituh, mendingan langsung dagang aja kalau mau sesuatu! Dan akhirnya kami sekarang bisa pergi-pergi bareng Donnie tanpa mengeluarkan uang, bahkan mendapatkan uang. Itu karena Synergy! Malam itu bahkan Anna, Ronald dan Donnie mendapat uang dari Mas Alief...lantaran kami bertiga lulus QLC Visioner/Synergy.

Tuesday, May 20, 2008

Resepsi Pernikahan Kiki & Ipunk




Untuk pertama kalinya Anna jadi MC di resepsi pernikahan. Terpaksa dan dipaksa (hus! harus ikhlas dong!). Hihihiihi...daku khan biasa ngemsi buat sunatan en rapat RT jadi wajar ajah dong agak gimana gituh jadi MC Resepsi pernikahan,apalagi awalnya daku diminta sekalian jadi MC di acara lamaran en akad nikah-nya. Halaaah,untungnya berhasil daku tolak dgn 1001 alasan. Kalau kagak....bakalan kalah nervous tuh calon mempelainya dibandingin daku...hahaha....
Waalaaah, biasa jadi MC Rapat RT atau sunatan anak kok jadi MC Resepsi Pernikahan? ;-p Yaaa...hasilnya ngecepret ajah! Pengantin udah jalan ke pelaminan daku masih teriak-teriak ke kakak mempelai wanitanya untuk menanyakan nama wakil keluarga yang mau ngasih sambutan...hahaha.

Detik2 terakhir yang mau baca doa juga belum ketahuan siapa, akhirnya Anna minta Andi baca doa untuk kedua mempelai ajah. Lah Andi malah nanya doa apa yang harus dibaca,bahkan minta Anna yang bikinin teks doa-nya. Haaah??? Untungnye kagak daku kasih teks "doa mau tidur"..hihihihi....

LOKASI ; Masjid NURUL BADAR - Pasar Minggu JakSel
WAKTU : Ahad, 4 Mei 2008